Inspiring Words For Your Life

Diambilkan dari dua novel karya Peter O’Connor

  • When Tomorrow Comes
  • Seeking Daylight’s End

When Tomorrow Comes (Novel)

  • Yang penting bukan berapa lama kita hidup, melainkan hidup yang bagaimana yang telah kita jalani.
  • Aku ingin mengalami hidup sampai aku mati.

  • Satu hal yang selalu benar, yaitu waktu yang kita buang tak mungkin diperoleh kembali. Kita masing-masing diberi satu kali kehidupan, dan kalau kita menyia-nyiakan hidup itu untuk hal-hal yang tidak sungguh-sungguh kita cintai, yang kita dapatkan hanyalah tragedi.

  • Kita tidak boleh takut pada perubahan, hidup itu dimaknai oleh perubahan. Kita semestinya malah takut kalau kita sama sekali tak pernah berubah.

  • Akan selalu ada hal-hal yang tak mampu kau kendalikan, tapi kau baru benar-benar gagal kalau kau membiarkan hal-hal ini mencegahmu mencoba. Kalau kau tak pernah menagambil resiko, kau pun takkan pernah mencapai apa-apa. Lebih baik mencoba dan gagal, daripada takut mencoba.
  • Ada orang yang menghabiskan hidup tanpa pernah sekali pun mencoba melakukan hal-hal baru, karena mereka takut gagal. Yang tidak mereka sadari adalah, walaupun orang pemberani tidak hidup abadi, orang yang selalu berhati-hati malahan tidak pernah hidup sama sekali.

  • Besok…

Akan kulakukan segalanya yang memang seharusnya kuperbuat, dan semuanya akan menjadi lebih baik.

Besok aku akan meluangkan waktu untuk menyelesaikan segalanya,

Karena jauh di lubuk hatiku, aku tahu bahwa apa pun yang tidak segera kulakukan takkan pernah terjadi,

Karena esok tak pernah tiba.

  • Kalau kita buang semua bagian diri kita yang merupakan hasil dikte orang lain, apa yang tersisa ?

Kita bangga atas individualitas kita, tapi kita berusaha menjadi apa yang diharapkan orang lain dari diri kita.

Dalam usaha kita agar disukai orang lain, kita menyerahkan kendali atas hidup kita sendiri, dan membiarkan mereka yang menentukan nasib kita.

Untuk menghibur diri, kita menciptakan hal-hal yang kreatif untuk menyenangkan diri kita, agar kita tetap gembira, agar kita tetap sibuk. Agar kita tidak perlu memikirkan apa saja kehilangan kita.

Kita menganggap diri kita penguasa atas segalanya di bumi ini, tapi karena kita tidak berkuasa membuat keputusan sendiri, sesungguhnya kita bukanlah penguasa apapun.

Kita hidup dalam sangkar yang terbuat dari tuntutan, rutinitas, dan kebiasaan, dan setelah begitu lama hidup dalam batas-batas ini, kita lupa bahwa kita sesungguhnya terperangkap.

Kalau kita buang semua bagian diri kita yang merupakan hasil dikte orang lain, apa yang tersisa ?

Masihkah ada yang tersisa ?

  • Untuk menyederhanakan hidupmu, putuskan apa saja yang paling penting bagimu dan jatuhkan pilihanmu.
  • Kita ingin hidup kita berbeda,

tapi tak ada yang pernah berubah,

jadi kita pun masih tetap sama.

  • Kejarlah lebih dari sekedar kenyamanan hidup. Gapailah bintang-bintang !
  • Ingatlah apa yang kaucari dari hidup ini, dan teruslah maju ke arah tujuan itu. Hanya kau yang punya kuasa untuk meraihnya, atau membuat dirimu sendiri gagal. Tak ada orang lain yang diminta pertanggungjawabannya. Putuskan apa yang kauinginkan, dan berusahalah untuk menjadikannya kenyataan. Jangan sampai kau lupa hidup karena terlalu sibuk bermimpi.

  • Waspadai pemikiran-pemikiran. ”Besok”…Kalau kau mulai menunda hal-hal yang ingin kau lakukan untuk untuk hari lain, ingatlah, hari esok itu tak pernah datang.

  • Jangan tumpahkan air mata untukku. Sebaliknya, tertawalah, dan hiduplah, dan temukan kebahagiaan.

  • Hidup terdiri atas serangkaian momen. Bagaimana kita memilih untuk melewatkan momen-momen ini, dan bermakna tidaknya kenangan-kenangan itu, inilah yang memberi arti bagi hidup kita.

Seeking Daylights End (Novel)

  • Siapa pun bisa berani membayangkan hal yang luar biasa, tapi hanya sedikit yang benar-benar luar biasa sehingga berani mencoba melakukannya.
  • Selama ini kita hidup dalam batas-batas yang sudah ditentukan sebelum kita lahir. Tidakkah kalian ingin menemukan sesuatu di luar batas itu, dan menuturkan kisah kalian sendiri?
  • Keberanian lahir dari kekuatan untuk percaya pada dirimu sendiri, meski tak ada orang lain yang percaya padamu.
  • Kalau kau pasang telinga baik-baik, kau akan bisa mendengar gema kebijaksanaan dan pengetahuan dari berbagai tempat dan waktu. Seluruh pengetahuan yang terkandung di dunia ini tersedia bagi siapapun yang mau percaya dan mau mendengarkan. Lebih dari segalanya, inilah yang akan membantumu menuntaskan perjalananmu.
  • Kita tak bisa mengajari orang untuk percaya, mereka harus menemukan sendiri jalan mereka.

  • Jangan pernah berhenti percaya pada dirimu sendiri dan impianmu. Asal kau tidak menyerah dan terus berusaha, kau akan selalu mencapai apa yang sungguh-sungguh kauinginkan. Satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalanmu adalah dirimu sendiri.
  • Kalau kita tak mau mendengarkan, kita pasti takkan mendengar.

  • Kebebasan adalah pilihan yang hanya bisa dibuat oleh dirimu sendiri, kau diikat hanya oleh belenggu ketakutanmu.

  • Berusaha lalu gagal bukanlah tragedi. Tragedi terjadi kalau kita tidak pernah berusaha karena takut gagal.
  • Mereka yang percaya sesuatu itu mustahil, akan selalu mendapati hal itu memang mustahil. Sementara mereka yang percaya tidak ada yang mustahil, akan selalu menemukan jalan

  • Terkadang risiko dalam hidup adalah tak pernah mengambil risiko sama sekali.

  • Kalau kau takut pada sesuatu hanya karena hal itu berbeda dari apa yang biasanya kauketahui, berarti kau mengurung dirimu sendiri dalam penjara yang bahkan lebih kokoh daripada tembok-tembok yang paling tinggi.
  • Meski kita semua mempunyai tujuan yang sama, masing-masing harus menemukan jalannya sendiri. Sebab tak ada jawaban yang bisa ditemukan hanya dengan mengikuti jejak kaki orang lain.
  • Nilai seseorang tidak ditentukan oleh kemampuan atau penampilan fisik mereka, melainkan oleh pikiran, perbuatan, dan tindakan mereka.

  • Dalam hidup ini, kita hanya mendapatkan kembali apa yang kita berikan. Kepercayaan, bila diberikan dengan murah hati, akan dibalas dengan kepercayaan juga.
  • Hidup penuh dengan bahaya. Hadapi rasa takutmu dan lakukan apa yang harus kaulakukan. Jangan samapai rasa takut menghalangimu hidup.

  • Jangan pernah putus asa dalam menggapai impianmu, karena hanya ada satu orang yang bisa menghentikanmu : dirimu sendiri. Ingat! Kalau kaupikir kau akan gagal, kau pasti akan gagal.

  • Tujuan apa yang menggerakakkan hidupmu? Tujuanmu sendirikah, atau tujuan orang lain?
  • Ketika rasa putus asa menghancurkan semangatmu dan keletihan menjerat tubuhmu, satu-satunya pilihanmu adalah meneruskan perjalanan, meski tampaknya kau pasti gagal, karena hanya pada saat itulah kau punya kesempatan untuk berhasil.

  • Sebelum orang lain bisa membantumu, kau harus bersedia membantu dirimu sendiri.

  • Kalau kau bisa melakukan hal-hal besar karena orang lain percaya padamu, bayangkan apa yang bisa kaulakukan kalau kau percaya pada dirimu sendiri.
  • Walau perjalanan kita tampak sulit, hanya rasa takut yang bisa mencegah kita maju terus. Tapi rasa takut itu sesungguhnya hanya ada dalam pikiran kita, bukan dalam kenyataan. Apakah kita mau melihat jurang yang tak bisa diseberangi, atau petualangan mendebarkan. Itu pilihan kita sendiri.

  • Tak ada yang bisa menenangkan pikiran kita, membuka hati kita atau membantu kita mengerti, karena semua itu harus kita lakukan sendiri, dan kebenaran akan datang kalau kita sudah siap menerimanya.