You are currently browsing the monthly archive for January 2010.
Judul Buku : Menggenggam Bara Islam
Penulis : Abay Abu Hamzah
Editor : Ust. Fauzan al-Banjari
Tebal Buku : 180 halaman
Terbit : Agustus 2009/ Ramadhan 1430 H
Penerbit : Raudhoh Pustaka
Kota Terbit : Sleman, Yogyakarta
Buku ini terdiri dari 3 genggam. Genggam pertama diberi nama “Sekokoh karang”. Terdiri dari dua sub bagian. Yang pertama: Jejak-jejak Tuhan yang dijelaskan lagi menjadi 4 bagian yaitu: kekuatan tak terlihat, serapuh kerupuk, sekokoh karang, dan kesaksian yang membebaskan. Yang kedua: Gema kemuliaan Islam yang berisi: Cinta yang membius, Keagungan yang menggugah, dan Gema kemuliaan Islam. Di genggam pertama ini kita diajak berpikir tentang diri dan alam semesta. Dari sana kita bisa membuktikan kebenaran Islam secara logis dan juga belajar untuk beriman dan berpikir, belajar mencintai Islam dan belajar untuk percaya diri dengan identitas Islam.
Genggam kedua diberi nama “Kebenaran Tak Pernah Membisu”. Terdiri dari tiga sub bagian. Yang pertama: Pengembara ilmu yang berisi pengembara ilmu dan taman-taman surga. Yang kedua: Kebaikan Tak Pernah Menunggu yang berisi agar amal tak tersia, kebaikan tak pernah menunggu, dan cerdas ibadah. Yang ketiga: Kebenaran Tak Pernah Membisu yang berisi dongeng umat terbaik, kebenaran tak pernah membisu, dan dakwah pualam. Di genggam kedua ini kita akan belajar bersama untuk membuktikan kecintaan kita pada Islam dengan cara mengejar ilmu sehaus pengembara, mengamalkannya sekuat daya, dan menyebarkannya sepenuh jiwa. Inilah bekal yang harus kita miliki dalam mempelajari, mengamalkan, dan menyebarkan Islam. Bekal ini namanya istiqomah.
Genggam ketiga diberi nama “Menuju Cahaya”. Terdiri dari dua sub bagian. Yang pertama: Jalan ini berduri yang berisi jalan ini berduri dan ujian cinta. Yang kedua: Dua kemenangan yang berisi semesta dalam teduh dan akhir cerita kita. Di genggam ketiga menuju cahaya. Di sini kita belajar untuk istiqomah. Perjuangan kita bukanlah perjuangan tanpa akhir karena Allah telah menjanjikan dua kemenangan bagi kita sebagai akhir cerita kita.
Itulah poin-poin penting isi buku ini yang disajikan secara jelas dan detail oleh penulisnya. Buku ini bahasanya mudah sekali dipahami, lugas, apa adanya, dan bisa menjadi penggugah jiwa, serta membakar pikiran-pikiran kita yang masih belum terwarnai dengan ilmu. Di dalam tulisannya penulis memaparkan segala apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan apa yang pernah dipelajarinya. Penulis berani mengatakan segala hal secara terbuka dan itu semua adalah fakta, tetapi mungkin banyak orang tidak pernah memikirkan sebelumnya.Dengan semangtnya yang terus membara penulis memberitahukan kepada pembaca bagaimana seharusnya umat Islam khususnya menyikapi hidupnya agar tidak tersia, bagaimana mengamalkan ajaran agama ini yang sudah jelas kebenarannya, bagaimana cara kita menjadi orang yang istiqomah sebagaimana Rasulullah dan para sahabatnya yang selalu ikhlas di jalan-Nya.
Membaca buku ini benar-benar membuat kita tersentuh kemudian menyadarkan kembali untuk apa kita hidup di dunia ini.
“Kalian adalah umat terbaik yang dikeluarkan untuk manusia, menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Dan berimanlah kepada Allah.” (Q.S.Ali-Imron:110).
“ Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik amalnya.” (Q.S.Al-Kahfi: 7)
Bersegeralah. Karena Allah tak hanya memerintahkan kita untuk melakukan kebaikan, tetapi juga memerintahkan kita untuk segera melakukan kebaikan.
Fastabiqul khairat….
Judul Buku : Melejitkan Kepribadian Diri (Bagaimana Merubah Pribadi Rapuh menjadi Pribadi Ampuh)
Penulis : Abla Bassat Gomma (Psikolog dan motivator dari Libanon)
Penerjemah : Mohd. Zaky Abdillah
Tebal Buku : 124 halaman
Penerbit : Samudera, Sahabat Menyelami Ilmu
Kota Terbit : Sukoharjo
Tahun Terbit : April 2006
- Pernahkah Anda merasa kurang percaya diri dengan apa yang Anda miliki?
- Pernahkah Anda merasa sangat rapuh, labil dalam menyikapi pilihan-pilihan hidup?
- Atau bahkan merasa kebingungan manakala harus mengembangkan potensi diri?
Jika Anda merasa masih memiliki kepribadian yang mantap, saatnya membaca buku ini. Di dalam buku ini Anda akan menemukan jawaban-jawaban dari pertanyaan di atas.
Melejitkan Kepribadian Diri adalah judul buku yang penulisnya adalah seorang psikolog dari Libanon. Sudah pasti beliau tidak sembarangan membuahkan karya ini, tetapi banyak sekali ilmu yang telah beliau curahkan dalam penulisan buku ini.
Isi buku ini terdiri dari dua bagian yaitu “Bagaimana Membentuk Kepribadian yang Mantap” dan “Keterampilan Memilih Pasangan”.
Allah telah menjelaskan dalam Al-Qur’an bahwa manusia hidup itu dibekali potensi, tidak hanya dalam bentuk kemampuan dan produktivitas fisik tetapi juga kemampuan mental untuk menyerap pendidikan dengan pola-pola tertentu sebagai alat untuk membentuk kepribadian.
Bagian 1 Bagaimana Membentuk Kepribadian yang Mantap
Pembentukan kepribadian yang mantap.
Ada beberapa faktor pembentuk kepribadian yang mantap yaitu:
- Kekuatan iman
- Idola yang baik
Asas-Asas Kepribadian Mantap
Terdiri dari:
- Pencegahan lebih baik daripada pengobatan
- Perubahan diri
Sifat-sifat Kepribadian Mantap
Sifat yang harus dimiliki oleh setiap individu yaitu:
- Kemempuan untuk mencintai
Mencintai Allah, Rasulullah, diri sendiri, dan orang lain.
- Konsisten
- Mengikuti perkembangan
- Menerima sepenuhnya
- Tempat berlindung
- Cita-cita yang jelas
Keterampilan Membentuk Pribadi Mantap
- Kemampuan berkomunikasi
- Harga diri
- Kemampuan beradaptasi
(Kemempuan menyelesaikan masalah, mengatasi perselisihan, melatih tanggung jawab dan sikap mandiri, mengatur waktu, penyesuaian diri)
Bagian 11 Keterampilan Memilih Pasangan
v Jujur
v Iffah-Menahan dari kejahatan
v Kasih sayang
v Menahan marah
v Memaafkan
v Tidak menyakiti
Buku itu ketika dibaca dan dipahami benar isinya akan menginspirasi kita untuk terus belajar melejitkan potensi, beradaptasi, merubah diri dan persepsi serta tingkah laku sehingga membuat kita bersemangat. Menjadikan diri sebagai pribadi yang ampuh, tak mau lagi rapuh. Coba dan teruslah berubah….Keep spirit!!!
Judul Buku : Taushiyah “Kunci Meraih Hidup Bahagia”
Penulis : Dr. ‘Aidh Bin Abdullah al-Qarni
Editor : Wahyuni Shifatur Rahmah
Tebal Buku : 236 halaman
Penerbit : Pilar Media
Kota Terbit : Yogyakarta
Tahun Terbit : Maret 2007
Buku ini aslinya berjudul Hatta Takuna As’adan Nas. Buku ini merupakan kumpulan taushiyah untuk menunjukkan cara-cara tepat bagaimana membangkitkan potensi hidup agar kembali menjadi orang yang paling berbahagia di dunia dan akhirat. Buku ini juga merupakan intisari dan kristalisasi dari berbagai buku yang telah ditulis lainnya di antaranya adalah La Tahzan.
Buku ini tersusun dalam bentuk kata-kata mutiara yang terdiri dari 13 bab yang berisi 561 kata mutiara serta diakhiri dengan puisi-puisi jiwa.
Bab 1 berjudul “Rahasia Iman dan Takdir”. Dimulai dengan taushiyah tentang keimanan, lalu bacaan tahlil, kekuatan iman, Dialah Allah yang Ahad, dsb. Semuanya berupa kata-kata mutiara yang sarat makna dan sangat mennggugah jiwa pembacanya. Mengungkap tentang rahasia iman dan takdir sungguh luar biasa… Allah telah menetapkan segalanya.
Bab 2 berjudul “Bersyukur kepada Allah”. Bersyukurlah atas semua nikmat yang telah Allah berikan, begitu banyak nikmat yang tak sanggup kita menghitungnya.
Bab 3 berjudul “Dzikir, Istighfar, Tawakal, dan Maghfirah” Itulah yang dapat menjadikan diri kita bahagia. Dengan berzikir ingat kepada-Nya, mengucap istighfar memohonkan ampunan dari-Nya, serta bertawakal kepada Allah untuk mengharapkan maghfirah-Nya. Sungguh beruntung orang yang selalu menghiasi hidupnya dengan memperbanyak dzikir.
Bab 4 berjudul “Shalat”. Di sini mengingatkan agar kita selalu menjaga shalat, tertib lima waktu. Shalat adalah limpahan kedamaian, sabar dan shalat adalah penolong kita kelak, dan shalat adalah penyejuk mata yang menghapus kejelekan.
Bab 5 berjudul “Akhlak mulia”. Banyak sekali yang dipelajari tentang akhlak mulia ini, di antaranya mengucap salam, bersedekah, tidak su’udzan, hidup sederhana, dan menjaga lisan.
Bab 6 berjudul “Pribadi Muslim”.Pribadi muslim adalah yang bisa mencintai dan menghargai dirinya serta bisa bergaul dengan masyarakat di sekitarnya. Hidup bermanfaat bagi umat.
Bab 7 berjudul “Akhlak Tercela”. Kita juga harus selalu waspada dengan datangnya godaan yang menjerumuskan kita, kembalilah belajar untuk menghindari perbuatan yang tidak pantas dilakukan seorang muslim.
Bab 8 berjudul “Teladan Para Nabi dan Sahabat”. Banyak sekali nabi yang memberi teladan dalam hidup kita, antara lain: Nuh, Yunus, Musa, Isa, Ibrahim, Daud, dan Muhammad. Para sahabat juga banyak yang telah memberikan keteladanan pada kita yaitu Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Imam Abu Hanifah, Ibnu Zubair, dan masih banyak lagi lainnya.
Bab 9 berjudul “Kejarlah cita-cita, jangan malas dan putus asa”.Wujudkan cita-citamu, tinggalkan angan-angan, Optimis dan baik sangka, sibukkan dirimu selalu, janganlah bersusah hati, berlomba-lombalah gunakan kesempatan berharga, dan bersegeralah, keberhasilan akan kita capai.
Bab 10 berjudul “Ilmu Pengetahuan”. Sebaik-baik teman adalah buku, ilmu pengetahuan membuat dada menjadi lapang, meluaskan pandangan, ilmu adalah teman kesendirian dan harta yang sangat bermanfaat.
Bab 11 berjudul “Budaya Tertib”. Perbaruilah hidupmu, menunda pekerjaan adalah awal kegagalan, jadikan kesempatan amal ketaatan.
Bab 12 berjudul “Kebahagiaan”. Kebahagiaan adalah buah silaturahim, senyum adalah pertanda bahagia, dan kebahagiaan itu ada dalam dirimu, jangan mencarinya ke tempat yang jauh. Kebahagiaan adalah kemenangan.
Bab 13 berjudul ”Hikmah Musibah”. Ini merupakan bab terakhir buku ini yang menjadikan penguat bagi diri kita agar bisa meraih kunci hidup bahagia. Ingatlah bahwa setelah kesulitan itu ada kemudahan,dari setiap ujian dan cobaan pasti mengandung hikmah, tidak ada beban melebihi kesanggupan, kesedihan adalah pelajaran, manisnya keberuntungan menghapus pahitnya kesabaran. Bukan hanya kita yang mendapat ujian tetapi para pendahulu pun pernah mendapatkannya, hadapi ujian dan mintalah pertolongan kepada Allah. Allah yang akan membalas semuanya.
“Semoga kegembiraan itu didatangkan oleh Allah. Bahwasanya bagi-Nya terdapat urusan pada ciptaan-Nya setiap hari”
Judul Buku : Jangan Jadi Muslimah Nyebelin
Penulis : Asma Nadia
Penerbit : Lingkar Pena (Publishing House)
Tahun Terbit : 2006 (cetakan keempat)
Tebal Buku : viii + 212 halaman
Harga Buku : -
Buku karangan Asma Nadia berjudul “Jangan Jadi Muslimah Nyebelin!” ini dapat dikatakan sebagai “Salon Kepribadian” bagi para muslimah, karena buku ini berisi tips-tips dan trik untuk para muslimah agar tidak menjadi muslimah yang nyebelin dalam kehidupan mereka. Banyak muslimah yang berjilbab lebar, ya…bisa dibilang jilbaber-lah, yang banyak mendapat cap negatif dari lingkungannya hanya karena tidak mengetahui kaidah-kaidah dalam bergaul dengan orang lain. Buku ini membedah semua permasalahan-permasalahan muslimah yang sering menjangkiti kehidupan mereka, ya… yang bisa membuat cap-cap itu tadi, semua itu terangkum dalam 4 hal yang khusus dikelompokkan oleh Asma Nadia plus dibubuhi dengan surat-surat mengenai pandangan orang luar terhadap muslimah dari teman-teman mailist-nya yang terangkum dalam sesi “Curhatku”.
4 aspek ini:
1. Yang Remeh Yang Mengganggu
Di bagian ini bisa ditemukan permasalah-permasalah muslimah dalam hal kebersihan diri. BB alias bau badan, bau mulut, dsb.
2. Gak Enak di Mata? Duh Jangan deh!
Bab ini membahas tentang penampilan muslimah, dari atas sampai bawah dikupas habis di buku ini.
3. Muslimah Nyelekit
Bab ini membahas tentang semua tingkah laku muslimah terhadap muslimah lain ataupun ke lawan jenis yang membuat sakit hati lawan bicara yang diajak bicara.
4. Your Attitude, Gals!
Bagian ini hampir sama dengan bab muslimah nyelekit, hanya saja bersifat lebih personal ke diri muslimah itu sendir, misal, sub bab Muslimah Tukang Dandan.
Secara keseluruhan, buku ini memiliki banyak kelebihan. Gaya bahasanya anak dan renyah untuk semua usia dan mudah dimengerti oleh semua orang, sehingga tips dan trik yang ada di buku ini dapat dengan mudah diserap dan diaplikasikan oleh seorang muslimah yang membaca buku ini. Sedangkan, untuk kelemahannya sulit untuk ditemukan, hanya penulisan kata yang salah dan itu merupakan al yang sangat lumrah dijumpai. Dapat disimpulkan, buku ini sangat bagus untuk dibaca terutama para muslimah yang tidak ingin salah menempatkan diri ketika bergaul dengan orang lain.
- Nur Lailis Sa’adah-
Penulis : Asri Supatmiati
Penerbit : Gema Insani Press, Jakarta
Tahun terbit : 2005
Tebal buku : 192 hal
“Dunia cewek itu unik, rame, penuh warna-warni. Pernak-pernik cewek pun bertebaran dimana-mana. Belum lagi, tuntutan jadi cewek biar tampil cantik dan menarik, yang kudu dandan, mesti kurus, harus begini, harus begitu.. Ih, ribet!. Tapi, apa bener jadi cewek itu mesti ribet???”
Demikian secuil kutipan dari buku seri kado untuk remaja yang ditulis oleh penulis berpengalaman Asri Supatmiati.
Berbicara mengenai dunia remaja, memang tak akan ada habisnya. Ketika masa ABG yang ditunggu-tunggu datang, pencarian jati diri pun dimulai. Dalam proses pencarian jati diri ini, orang-orang terdekat, lingkungan, serta berbagai media yang tersedia (dari buku,televisi sampai internet)semua berperan. Sehingga banyak referensi yang bisa menjadi rujukan. Celakanya, tidak semua yang berhasil dijadikan rujukan itu berasal dari referensi yang baik. Lebih gawat lagi bila yang dijadikan pedoman itu gaya hidup barat yang serba boleh serta jauh dari nilai-nilai agama islam.,
Padahal, berbagai tuntutan zaman yang arusnya berasal dari barat, terbukti telah menjadikan wanita sebagai obyek eksploitasi. Mereka dimanfaatkan sebagai sarana penggerus moral bangsa yang semakin terpuruk ini. Sayangnya, banyak diantara remaja putri yang masih tidak sadar akan hal ini. Mereka pun tidak ragu untuk ikut-ikutan trend dan gaya hidup gaul ala barat yang cenderung hedonis dan sekuler tersebut.
“The World of Me” hadir khusus untuk menemani masa-masa pencarian jati diri kamu-kamu para remaja muslimah.Didalamnya diulas berbagai problematika yang akrab dialami oleh para remaja putri plus solusinya dari sudut pandang islam. Mulai dari masalah ngemil, naksir cowok, masalah sekolah, hubungan dengan ortu, persahabatan, sampai masalah dijodohin, juga apa saja yang harus dan tidak boleh diikutin semua dapat ditemui di buku bersampul putih-pink ini. Dan tidak perlu bingung lagi, karena solusi yang ada di buku ini bersifat praktis dan mudah untuk diterapkan.
Dengan bahasa khas remajanya yang renyah, lembar demi lembar buku ini sangat pas untuk menemani saat santaimu dan mengisi waktu luangmu. Banyak pengetahuan penting yang dapat kamu temui didalamnya.
So guys, ready to be a smart muslimah? ^^
-Hakira annisah-


Komentar Terbaru