You are currently browsing the monthly archive for February 2010.

Belajar Bisnis Dari Yang Terbaik

Judul buku     : 100 Great Business Ideas, Ide-Ide unik di Balik Sukses Bisnis Miliaran Dolar

Penulis          : Emily Ross dan Angus Holland

Penerbit        : Hikmah (Grup Mizan), Jakarta

Cetakan        : Pertama, 2009

Halaman        : xiv + 382

Bingung mencari ide untuk memulai bisnis? Butuh ide untuk mengembangkan bisnis? Buku ini kiranya layak menjadi referensi terutama bagi mereka yang akan memulai  atau yang sudah terlibat dalam bisnis agar bisnisnya bisa berkembang, menguntungkan sekaligus menjadi yang terbaik. Buku ini juga bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin mendapatkan wawasan akan terobosan-terobosan yang diperlukan untuk proyek-proyek yang ditangani.

Memang, kita tidak akan mendapatkan informasi detail mengenai sebuah perusahaan, mengingat ada 100 perusahaan yang ditampilkan di sini. Jika seperti itu buku ini bisa 100 kali lebih tebal. Tapi yang 100 ini bisa dikatakan “yang terbaik” di bidangnya masing-masing. Dengan selektif penulis mengambil bisnis-bisnis di dunia yang bernilai miliaran dolar AS dan mengulasnya satu per satu siapa dan apa yang berada dibalik sukses bisnis-bisnis tersebut.

Beberapa perusahaan dan produknya sudah akrab di telinga kita−seakrab kita mengenal nama-nama pebisnisnya. Diantaranya mungkin Dyson, Red Bull, Sony, Quicksilver, Rip Curl, Coca-Cola Company, Nokia, Avon, Adidas, Samsung, Prada, Barbie, Pixar, Nobu, Microsoft, Mc  Donald’s, Starbucks, Dell, Formula One, Zara, L’Oreal, Blackberry, Berkshire Hethaway, Nike, Revlon, Tupperware, Apple, Google, Oakley, Four Seasons Hotel Group, Lego, Porsche, dan Yakult. Dan masih banyak yang lain.

Banyak hal unik yang kita temukan di buku ini. Dan mungkin kita baru mendengarnya setelah membaca buku ini. Misalnya, James Dyson harus menghabiskan 3,5 tahun untuk membangun 5127 buah prototype vacuum cleaner sebelum membuat alat itu berkerja dengan baik (mengingatkan kita tentang Thomas Alfa Edison dengan penemuan-penemuannya, atau mungkin film animasi Meet The Robinson), ide awal Red Bull (Krating Daeng) ternyata berasal dari Thailand sampai akhirnya menjadi pemimpin untuk jenis minuman energi (Redd Bull menguasai 80 persen pangsa minuman energi di negeri di mana produk ini dijual), lahirnya Walkman dari Sony mendorong mendorong orang untuk membuat alat portabel mini, dan masih banyak lagi yang membuat kita kaya secara ide.

Tak cukup ide untuk membuat bisnis menjadi sukses, karena biasanya ide adalah hal yang paling mudah—kalau kita tidak menganggapnya sulit. Ide belum benar-benar dikatakan hebat sebelum dibuktikan menjadi sesuatu yang terbukti hebat. Dari kisah-kisah yang ditampilkan kita mendapati bahwa hal yang paling sulit justru berada pada prosesnya. Dalam perjalanannya mereka selalu melewati masa-masa tidak mudah (rugi, meyakinkan investor, penelitian terus-menerus, ketidakpercayaan, persaingan, konflik internal, frustasi dan lain-lain).

Bisnis memang dunia yang menarik, kombinasi antar elemen yang kompleks. Produk, harga, inovasi, pemasaran, manajemen adalah istilah-istilah yang kita ciptakan untuk menyedarhanakan kerumitan itu. Pada kenyataannya berapa pun banyaknya istilah itu belum sepenuhnya dapat menjelaskan definisi bisnis yang sesungguhnya. Itulah uniknya. Bisnis, antara teori dan praktik, adalah seni. Itu juga yang menjadikan buku ini menarik untuk diikuti. Selamat membaca.

Sam

Selama dunia belum kiamat, matahari akan selalu terbit dari timur.

Daftarkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru dari Rumah Baca Cendekia

Join 13 other followers

Kunjungan

  • 12,106 kali
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.